<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Smile with Happiness</title>
	<atom:link href="http://bodhiviriyo.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://bodhiviriyo.wordpress.com</link>
	<description>Shallow men believe in luck but strong men believe in cause effect</description>
	<lastBuildDate>Wed, 25 May 2011 09:19:19 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='bodhiviriyo.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://s2.wp.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>Smile with Happiness</title>
		<link>http://bodhiviriyo.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://bodhiviriyo.wordpress.com/osd.xml" title="Smile with Happiness" />
	<atom:link rel='hub' href='http://bodhiviriyo.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>3 x 8 = 23 ???</title>
		<link>http://bodhiviriyo.wordpress.com/2009/12/26/3-x-8-23/</link>
		<comments>http://bodhiviriyo.wordpress.com/2009/12/26/3-x-8-23/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 25 Dec 2009 17:47:27 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Ferry</dc:creator>
				<category><![CDATA[Renungan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bodhiviriyo.wordpress.com/?p=226</guid>
		<description><![CDATA[Yan Hui adalah murid kesayangan Confusius yang suka belajar, sifatnya baik. Pada suatu hari ketika Yan Hui sedang bertugas, dia melihat satu toko kain sedang dikerumunin banyak orang. Dia mendekat dan mendapati pembeli dan penjual kain sedang berdebat. Pembeli berteriak: &#8220;3&#215;8 = 23, kenapa kamu bilang 24 ?&#8221; Yan Hui mendekati pembeli kain dan berkata: [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=bodhiviriyo.wordpress.com&amp;blog=8168991&amp;post=226&amp;subd=bodhiviriyo&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;"><a href="http://bodhiviriyo.files.wordpress.com/2009/12/3x8231.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-228" title="3x8=23" src="http://bodhiviriyo.files.wordpress.com/2009/12/3x8231.jpg?w=300&#038;h=176" alt="" width="300" height="176" /></a>Yan Hui adalah murid kesayangan Confusius yang suka belajar, sifatnya baik. Pada suatu hari ketika Yan Hui sedang bertugas, dia melihat satu toko kain sedang dikerumunin banyak orang.</p>
<p style="text-align:justify;">Dia mendekat dan mendapati pembeli dan penjual kain sedang berdebat. Pembeli berteriak: &#8220;3&#215;8 = 23, kenapa kamu bilang 24 ?&#8221;</p>
<p style="text-align:justify;">Yan Hui mendekati pembeli kain dan berkata: &#8220;Sobat, 3&#215;8 = 24, tidak usah diperdebatkan lagi&#8221;.</p>
<p style="text-align:justify;">Pembeli kain tidak senang lalu menunjuk hidung Yan Hui dan berkata:  &#8220;Siapa minta pendapatmu? Kalaupun mau minta pendapat mesti minta ke Confusius. Benar atau salah Confusius yang berhak mengatakan&#8221;.</p>
<p style="text-align:justify;">Yan Hui: &#8220;Baik, jika Confusius bilang kamu salah, bagaimana?&#8221;</p>
<p style="text-align:justify;">Pembeli kain: &#8220;Kalau Confusius bilang saya salah, kepalaku aku potong untukmu. Kalau kamu yang salah, bagaimana?&#8221;</p>
<p style="text-align:justify;">Yan Hui: &#8220;Kalau saya yang salah, jabatanku untukmu&#8221;.</p>
<p style="text-align:justify;"><span id="more-226"></span>Keduanya sepakat untuk bertaruh, lalu pergi mencari Confusius.   Setelah Confusius tahu duduk persoalannya, Confusius berkata kepada Yan Hui sambil tertawa: &#8220;3&#215;8 = 23. Yan Hui, kamu kalah. Kasihkan jabatanmu kepada dia.&#8221; Selamanya Yan Hui tidak akan berdebat dengan gurunya. Ketika mendengar Confusius bilang dia salah, diturunkannya topinya lalu dia berikan kepada pembeli kain.</p>
<p style="text-align:justify;">Orang itu mengambil topi Yan Hui dan berlalu dengan puas.Walaupun Yan Hui menerima penilaian Confusius tapi hatinya tidak sependapat. Dia merasa Confusius sudah tua dan pikun sehingga dia tidak mau lagi belajar darinya.</p>
<p style="text-align:justify;">Yan Hui minta cuti dengan alasan urusan keluarga. Confusius tahu isi hati Yan Hui dan memberi cuti padanya.Sebelum berangkat, Yan Hui pamitan dan Confusius memintanya cepat kembali setelah urusannya selesai, dan memberi Yan Hui 2 (Dua) nasehat : &#8220;Bila hujan lebat, janganlah berteduh di bawah pohon. Dan jangan membunuh.&#8221;</p>
<p style="text-align:justify;">Yan Hui bilang baiklah lalu berangkat pulang. Di dalam perjalanan tiba2 angin kencang disertai petir, kelihatannya sudah mau turun hujan lebat. Yan Hui ingin berlindung di bawah pohon tapi tiba2 ingat nasehat Confusius dan dalam hati berpikir untuk menuruti kata gurunya sekali lagi. Dia meninggalkan pohon itu.</p>
<p style="text-align:justify;">Belum lama dia pergi, petir menyambar dan pohon itu hancur. Yan Hui terkejut, nasehat gurunya yang pertama sudah terbukti. Apakah saya akan membunuh orang? Yan Hui tiba dirumahnya sudah larut malam dan tidak ingin mengganggu tidur istrinya. Dia menggunakan pedangnya untuk membuka kamarnya. Sesampai didepan ranjang, dia meraba dan mendapati ada seorang di sisi kiri ranjang dan seorang lagi di sisi kanan. Dia sangat marah, dan mau menghunus pedangnya.</p>
<p style="text-align:justify;">Pada saat mau menghujamkan pedangnya, dia ingat lagi nasehat Confusius, jangan membunuh. Dia lalu menyalakan lilin dan ternyata yang tidur disamping istrinya adalah adik istrinya.</p>
<p style="text-align:justify;">Pada keesokan harinya, Yan Hui kembali ke Confusius, berlutut dan berkata: &#8220;Guru, bagaimana guru tahu apa yang akan terjadi?&#8221; Confusius berkata: &#8220;Kemarin hari sangatlah panas, diperkirakan akan turun hujan petir,makanya guru mengingatkanmu untuk tidak berlindung dibawah pohon. Kamu kemarin pergi dengan amarah dan membawa pedang, maka guru mengingatkanmu agar jangan membunuh&#8221;.</p>
<p style="text-align:justify;">Yan Hui berkata: &#8220;Guru, perkiraanmu hebat sekali, murid sangatlah kagum.&#8221;</p>
<p style="text-align:justify;">Confusius bilang: &#8220;Aku tahu kamu minta cuti bukanlah karena urusan keluarga. Kamu tidak ingin belajar lagi dariku. Cobalah kamu pikir. Kemarin guru bilang 3&#215;8=23 adalah benar, kamu kalah dan kehilangan jabatanmu. Tapi jikalau guru bilang 3&#215;8=24 adalah benar, si pembeli kainlah yang kalah dan itu berarti akan hilang 1 nyawa. Menurutmu, jabatanmu lebih penting atau kehilangan 1 nyawa yang lebih penting?&#8221;</p>
<p style="text-align:justify;">Yan Hui sadar akan kesalahannya dan berkata : &#8220;Guru mementingkan yang lebih utama, murid malah berpikir guru sudah tua dan pikun. Murid benar2 malu.&#8221;</p>
<p style="text-align:justify;">Sejak itu, kemanapun Confusius pergi, Yan Hui selalu mengikutinya.</p>
<p style="text-align:justify;">Cerita ini mengingatkan kita:</p>
<p style="text-align:justify;">Jikapun aku bertaruh dan memenangkan seluruh dunia, tapi aku kehilangan kamu, apalah artinya. Dengan kata lain, kamu bertaruh memenangkan apa yang kamu anggap adalah kebenaran, tapi malah kehilangan sesuatu yang lebih penting.</p>
<p style="text-align:justify;">Banyak hal ada kadar kepentingannya. Janganlah gara2 bertaruh mati2an untuk prinsip kebenaran itu, tapi akhirnya malah menyesal, sudahlah terlambat.</p>
<p style="text-align:justify;">Banyak hal sebenarnya tidak perlu dipertaruhkan. Mundur selangkah, malah yang didapat adalah kebaikan bagi semua orang.</p>
<p style="text-align:justify;">Bersikeras melawan pelanggan. Kita menang, tapi sebenarnya kalah juga. (Saat kita kasih sample barang lagi, kita akan mengerti).</p>
<p style="text-align:justify;">Bersikeras melawan boss. Kita menang, tapi sebenarnya kalah juga. (Saat penilaian bonus akhir tahun, kita akan mengerti).</p>
<p style="text-align:justify;">Bersikeras melawan istri. Kita menang, tapi sebenarnya kalah juga. (Istri tidak mau menghirau kamu, semua harus &#8220;do it yourself&#8221;) .</p>
<p style="text-align:justify;">Bersikeras melawan teman. Kita menang, tapi sebenarnya kalah juga. (Bisa-bisa kita kehilangan seorang teman).</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/bodhiviriyo.wordpress.com/226/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/bodhiviriyo.wordpress.com/226/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/bodhiviriyo.wordpress.com/226/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/bodhiviriyo.wordpress.com/226/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/bodhiviriyo.wordpress.com/226/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/bodhiviriyo.wordpress.com/226/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/bodhiviriyo.wordpress.com/226/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/bodhiviriyo.wordpress.com/226/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/bodhiviriyo.wordpress.com/226/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/bodhiviriyo.wordpress.com/226/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/bodhiviriyo.wordpress.com/226/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/bodhiviriyo.wordpress.com/226/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/bodhiviriyo.wordpress.com/226/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/bodhiviriyo.wordpress.com/226/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=bodhiviriyo.wordpress.com&amp;blog=8168991&amp;post=226&amp;subd=bodhiviriyo&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bodhiviriyo.wordpress.com/2009/12/26/3-x-8-23/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/9a467359b3376244cba280240d361229?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Ferry</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://bodhiviriyo.files.wordpress.com/2009/12/3x8231.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">3x8=23</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Thanks, Mom</title>
		<link>http://bodhiviriyo.wordpress.com/2009/12/22/thanks-mom/</link>
		<comments>http://bodhiviriyo.wordpress.com/2009/12/22/thanks-mom/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 21 Dec 2009 18:03:43 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Ferry</dc:creator>
				<category><![CDATA[Ferry&#039;s]]></category>
		<category><![CDATA[Renungan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bodhiviriyo.wordpress.com/?p=222</guid>
		<description><![CDATA[Mama adalah sosok perempuan yang sangat berarti untuk kita semua. Tanpa mama, kita tidak akan pernah ada di dunia ini. Karena cinta mama yang sangat besar kepada kita, maka kita menjadi seperti sekarang. Walau sebesar apapun kesalahan kita, mama tidak pernah membenci kita. Dia selalu menganggap kita adalah buah hatinya yang selalu dia sayang. Dia [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=bodhiviriyo.wordpress.com&amp;blog=8168991&amp;post=222&amp;subd=bodhiviriyo&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;">Mama adalah sosok perempuan yang sangat berarti untuk kita semua. Tanpa mama, kita tidak akan pernah ada di dunia ini. Karena cinta mama yang sangat besar kepada kita, maka kita menjadi seperti sekarang. Walau sebesar apapun kesalahan kita, mama tidak pernah membenci kita. Dia selalu menganggap kita adalah buah hatinya yang selalu dia sayang. Dia rela mengorbankan apapun asalkan kita dapat bahagia. Semua rela dia lakukan.</p>
<p style="text-align:justify;">Tentu kita pernah mendengar kasus seorang mama melakukan pencurian untuk memberi makan anaknya. Tentunya dia tahu kalau mencuri itu salah. Tapi dia tidak berpikir dosa apa yang akan dia dapat, asalkan anaknya bisa mendapatkan makanan dan hidup dengan baik. Sebesar inilah cinta seorang mama kepada anaknya. Tidak ada cinta yang lebih tulus daripada cinta seorang mama kepada anaknya.</p>
<p style="text-align:justify;"><span id="more-222"></span>Coba bayangkan berapa umur kalian sekarang. Selama itulah dia telah merawat kita, membawa kita ke jalan yang benar dengan kasih sayangnya yang tidak pernah habis. Dan coba kalian pikirkan, selama ini, berapa kali kalian pernah mengucapkan terima kasih kepada mama kalian? Seorang teman yang berbuat baik kepada kita, bahkan jika ada orang yang tidak kita kenal berbuat baik kepada kita, kita segera mengucapkan terima kasih. Tapi, cinta seorang mama yang tulus, yang selalu menyayangi kita sampai saat ini, sangat jarang mendapatkan ucapan terima kasih dari kita.</p>
<p style="text-align:justify;">Sebuah cerita berjudul “<a href="http://bodhiviriyo.wordpress.com/2009/06/14/semangkuk-mie/" target="_self">Semangkuk Mie</a>” mungkin pernah kalian dengar. Cerita ini dapat menggambarkan betapa jarangnya kita menyadari kebaikan seorang mama dibanding kebaikan yang orang lain pernah lakukan kepada kita.</p>
<p style="text-align:justify;">Seorang ibu tidak akan pernah meminta apa-apa kepada kita. Asalkan dapat melihat kita bahagia, itu sudah lebih dari cukup untuknya. Namun, jika kita ingin memberikan sebuah hadiah kepadanya, cukup ucapkan terima kasih kepadanya. Ucapkan terima kasih karena telah merawat kita sampai sekarang. Ucapan ini akan sangat berarti baginya. Dia akan sangat bahagia mendengar kata-kata ini. Thanks, MoM.. ^^</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/bodhiviriyo.wordpress.com/222/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/bodhiviriyo.wordpress.com/222/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/bodhiviriyo.wordpress.com/222/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/bodhiviriyo.wordpress.com/222/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/bodhiviriyo.wordpress.com/222/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/bodhiviriyo.wordpress.com/222/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/bodhiviriyo.wordpress.com/222/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/bodhiviriyo.wordpress.com/222/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/bodhiviriyo.wordpress.com/222/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/bodhiviriyo.wordpress.com/222/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/bodhiviriyo.wordpress.com/222/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/bodhiviriyo.wordpress.com/222/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/bodhiviriyo.wordpress.com/222/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/bodhiviriyo.wordpress.com/222/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=bodhiviriyo.wordpress.com&amp;blog=8168991&amp;post=222&amp;subd=bodhiviriyo&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bodhiviriyo.wordpress.com/2009/12/22/thanks-mom/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/9a467359b3376244cba280240d361229?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Ferry</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Sebuah Pensil</title>
		<link>http://bodhiviriyo.wordpress.com/2009/10/14/sebuah-pensil/</link>
		<comments>http://bodhiviriyo.wordpress.com/2009/10/14/sebuah-pensil/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 14 Oct 2009 13:16:55 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Ferry</dc:creator>
				<category><![CDATA[Renungan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bodhiviriyo.wordpress.com/2009/10/14/sebuah-pensil/</guid>
		<description><![CDATA[Seorang anak bertanya kepada neneknya yang sedang menulis sebuah surat .&#8221;Nenek lagi menulis tentang pengalaman kita ya? atau tentang aku?&#8221; Mendengar pertanyaan si cucu, sang nenek berhenti menulis dan berkata kepada cucunya,&#8221;Sebenarnya nenek sedang menulis tentang kamu, tapi ada yang lebih penting dari isi tulisan ini yaitu pensil yang nenek pakai.&#8221; &#8220;Nenek harap kamu bakal [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=bodhiviriyo.wordpress.com&amp;blog=8168991&amp;post=221&amp;subd=bodhiviriyo&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;"><img class="alignleft" title="Pencil" src="http://openclipart.org/people/barretr/barretr_Pencil.png" alt="" width="120" height="127" />Seorang anak bertanya kepada neneknya yang sedang menulis sebuah surat .&#8221;Nenek lagi menulis tentang pengalaman kita ya? atau tentang aku?&#8221; Mendengar pertanyaan si cucu, sang nenek berhenti menulis dan berkata kepada cucunya,&#8221;Sebenarnya nenek sedang menulis tentang kamu, tapi ada yang lebih penting dari isi tulisan ini yaitu pensil yang nenek pakai.&#8221;</p>
<p style="text-align:justify;">&#8220;Nenek harap kamu bakal seperti pensil ini ketika kamu besar nanti&#8221; ujar si nenek lagi.Mendengar jawab ini, si cucu kemudian melihat pensilnya dan bertanya kembali kepada si nenek ketika dia melihat tidak ada yang istimewa dari pensil yang nenek pakai. &#8220;Tapi nek sepertinya pensil itu sama saja dengan pensil yang lainnya.&#8221; Ujar si cucu. Si nenek kemudian menjawab, &#8220;Itu semua tergantung bagaimana kamu melihat pensil ini.&#8221; &#8220;Pensil ini mempunyai 5 kualitas yang bisa membuatmu selalu tenang dalam menjalani hidup, kalau kamu selalu memegang prinsip-prinsip itu di dalam hidup ini.&#8221; Si nenek kemudian menjelaskan 5 kualitas dari sebuah pensil.</p>
<p style="text-align:justify;"><span id="more-221"></span>&#8220;Kualitas pertama, pensil mengingatkan kamu kalo kamu bisa berbuat hal yang hebat dalam hidup ini. Layaknya sebuah pensil ketika menulis, kamu jangan pernah lupa kalau ada tangan yang selalu membimbing langkah kamu dalam hidup ini. Kita menyebutnya tangan Tuhan, Dia akan selalu membimbing kita menurut kehendakNya&#8221; .</p>
<p style="text-align:justify;">&#8220;Kualitas kedua, dalam proses menulis, nenek kadang beberapa kali harus berhenti dan menggunakan rautan untuk menajamkan kembali pensil nenek. Rautan ini pasti akan membuat si pensil menderita. Tapi setelah proses meraut selesai, si pensil akan mendapatkan ketajamannya kembali.. Begitu juga dengan kamu, dalam hidup ini kamu harus berani menerima penderitaan dan kesusahan, karena merekalah yang akan membuatmu menjadi orang yang lebih baik&#8221;.</p>
<p style="text-align:justify;">&#8220;Kualitas ketiga, pensil selalu memberikan kita kesempatan untuk mempergunakan penghapus, untuk memperbaiki kata-kata yang salah. Oleh karena itu memperbaiki kesalahan kita dalam hidup ini, bukanlah hal yang jelek. Itu bisa membantu kita untuk tetap berada pada jalan yang benar&#8221;..</p>
<p style="text-align:justify;">&#8220;Kualitas keempat, bagian yang paling penting dari sebuah pensil bukanlah bagian luarnya, melainkan arang yang ada di dalam sebuah pensil. Oleh sebab itu, selalulah hati-hati dan menyadari hal-hal di dalam dirimu&#8221;.</p>
<p style="text-align:justify;">&#8220;Kualitas kelima, adalah sebuah pensil selalu meninggalkan tanda/goresan. Seperti juga kamu, kamu harus sadar kalau apapun yang kamu perbuat dalam hidup ini akan meninggalkan kesan. Oleh karena itu selalulah hati-hati dan sadar terhadap semua tindakan.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/bodhiviriyo.wordpress.com/221/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/bodhiviriyo.wordpress.com/221/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/bodhiviriyo.wordpress.com/221/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/bodhiviriyo.wordpress.com/221/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/bodhiviriyo.wordpress.com/221/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/bodhiviriyo.wordpress.com/221/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/bodhiviriyo.wordpress.com/221/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/bodhiviriyo.wordpress.com/221/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/bodhiviriyo.wordpress.com/221/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/bodhiviriyo.wordpress.com/221/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/bodhiviriyo.wordpress.com/221/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/bodhiviriyo.wordpress.com/221/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/bodhiviriyo.wordpress.com/221/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/bodhiviriyo.wordpress.com/221/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=bodhiviriyo.wordpress.com&amp;blog=8168991&amp;post=221&amp;subd=bodhiviriyo&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bodhiviriyo.wordpress.com/2009/10/14/sebuah-pensil/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/9a467359b3376244cba280240d361229?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Ferry</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://openclipart.org/people/barretr/barretr_Pencil.png" medium="image">
			<media:title type="html">Pencil</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Aku Cinta Kamu Selamanya?</title>
		<link>http://bodhiviriyo.wordpress.com/2009/08/22/aku-cinta-kamu-selamanya/</link>
		<comments>http://bodhiviriyo.wordpress.com/2009/08/22/aku-cinta-kamu-selamanya/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 22 Aug 2009 05:42:36 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Ferry</dc:creator>
				<category><![CDATA[Ferry&#039;s]]></category>
		<category><![CDATA[Love]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bodhiviriyo.wordpress.com/?p=216</guid>
		<description><![CDATA[Masih bermain di seputar topik cinta kali ini. Sebuah kata manis yang biasa terucap oleh kedua pihak insan yang sedang asik-asiknya. “Sayang, aku akan mencintaimu seumur hidupku” atau “Aku akan mencintaimu sampai aku mati” bahkan ada yang bilang “Aku cinta kamu, hingga matipun aku ingin tetap bersamamu”. Kata gombal yang sangat indah buat didengar yang [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=bodhiviriyo.wordpress.com&amp;blog=8168991&amp;post=216&amp;subd=bodhiviriyo&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;">Masih bermain di seputar topik cinta kali ini. Sebuah kata manis yang biasa terucap oleh kedua pihak insan yang sedang asik-asiknya. “Sayang, aku akan mencintaimu seumur hidupku” atau “Aku akan mencintaimu sampai aku mati” bahkan ada yang bilang “Aku cinta kamu, hingga matipun aku ingin tetap bersamamu”. Kata gombal yang sangat indah buat didengar yang mana pasangan kita akan percaya mentah-mentah karena terbawa suasana yang seperti dunia hanya milik berdua.</p>
<p style="text-align:justify;"><span id="more-216"></span>Kalau benar hingga mati pun aku ingin tetap bersamamu, jika pasangan kita meninggal, akankah kita meninggal juga bersamanya dan dikubur bersamanya saat itu juga? Pasti tidak. Dia meninggal masih banyak yang lain. Jika ada yang ingin ikut meninggal juga, dia hanya orang bodoh yang buta karena cinta.</p>
<p style="text-align:justify;">Pada saat asik pacaran, kita mengucapkan hal-hal ini yang jika dipikir ini belum tentu bisa kita lakukan. Jika benar kita mencintai pasangan kita seumur hidup kita, mengapa masih saja ada pasangan yang putus walaupun kata-kata itu hampir setiap hari terdengar dari mulut mereka. Karena kata-kata itu hanyalah kata-kata manis untuk membuat suasana semakin hangat. Jika bukan, seharusnya tidak ada lagi perpisahan jika kita bisa mencintai pasangan kita selamanya. Buktinya, masih terjadi selingkuh walau sudah beranjak ke bangku pernikahan.</p>
<p style="text-align:justify;">Pertanyaannya, apakah bisa kita mencintai pasangan kita selamanya. Jawabannya bisa. Lalu, bagaimana caranya agar hal itu bisa terjadi? Jawabannya sangat mudah. Tidak perlu mengatakan kata-kata indah itu di depan pasangan kita hingga berlebihan seperti itu. Jika memang cinta katakan saja “Aku cinta padamu”. Mungkin kata-kata ini terkesan tidak romantis jika tidak ditambah dengan kata-kata pelicin seperti diatas. Boleh-boleh saja kita gunakan. Tapi, adakah komitmen dalam diri kita untuk mengucapkan hal itu. Jika kata-kata itu hanya sebagai pemanis saja, lebih baik tidak perlu.</p>
<p style="text-align:justify;">Sekali lagi, berpikir dulu sebelum berbicara. Kata-kata ini terkadang juga terucap karena kita sedang terbawa suasana. Itulah sebabnya di awal disebutkan kalau hampir setiap hari kata-kata ini sering terucapkan. Karena dunia serasa milik berdua, kata-kata ini terus kita ucapkan. Tapi, saat putus, yang kata-kata ini tidak lagi memiliki arti dan hanya menyakitkan di pihak yang ditinggalkan. Jangan pernah bermain-main dengan kata-kata ini. Saya pernah merasakan pahitnya kata-kata ini yang diucapkan dari mulut seseorang dalam hidup saya. Benar-benar sakit.</p>
<p style="text-align:justify;">Jadi buat apa kita ucapkan kata-kata itu jika kita sekedar mengucapkan. Jangan pernah terbawa manisnya suasana sehingga kita mengucapkannya. Lebih baik kita mengatakan hal itu dalam hati kita. Bertekad dalam diri kalau kita tidak akan pernah meninggalkannya apapun yang terjadi. Hal ini lebih baik daripada kita mengucapkannya kepada orang yang kita cintai. Tidak akan ada yang terluka jika kata-kata ini pada akhirnya kita tidak dapat memenuhinya. Jangan biarkan orang-orang yang pernah kita cintai itu terluka karena kata-kata itu karena pahit dan rasa sakit yang dihasilkan oleh kata-kata itu jika tidak kita penuhi setelah kita ucapkan sangatlah dalam.</p>
<p style="text-align:justify;">“ALWAYS LOVE HER WITH ALTOUGH SHE IS, NOT IF SHE IS.”</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/bodhiviriyo.wordpress.com/216/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/bodhiviriyo.wordpress.com/216/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/bodhiviriyo.wordpress.com/216/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/bodhiviriyo.wordpress.com/216/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/bodhiviriyo.wordpress.com/216/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/bodhiviriyo.wordpress.com/216/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/bodhiviriyo.wordpress.com/216/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/bodhiviriyo.wordpress.com/216/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/bodhiviriyo.wordpress.com/216/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/bodhiviriyo.wordpress.com/216/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/bodhiviriyo.wordpress.com/216/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/bodhiviriyo.wordpress.com/216/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/bodhiviriyo.wordpress.com/216/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/bodhiviriyo.wordpress.com/216/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=bodhiviriyo.wordpress.com&amp;blog=8168991&amp;post=216&amp;subd=bodhiviriyo&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bodhiviriyo.wordpress.com/2009/08/22/aku-cinta-kamu-selamanya/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/9a467359b3376244cba280240d361229?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Ferry</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Cinta Tidak Harus Memiliki, Bisakah?</title>
		<link>http://bodhiviriyo.wordpress.com/2009/08/09/cinta-tidak-harus-memiliki-bisakah/</link>
		<comments>http://bodhiviriyo.wordpress.com/2009/08/09/cinta-tidak-harus-memiliki-bisakah/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 09 Aug 2009 06:10:32 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Ferry</dc:creator>
				<category><![CDATA[Ferry&#039;s]]></category>
		<category><![CDATA[Love]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bodhiviriyo.wordpress.com/?p=208</guid>
		<description><![CDATA[Cinta tidak harus memiliki, sebuah kata-kata indah yang sering terdengar oleh telinga kita. Namun, bila kita telah mengalami cinta itu, bisakah kita melepasnya karena kita berpikir cinta itu tidak harus memiliki, asalkan orang yang kita cintai itu bahagia maka kita juga ikut bahagia. Kenyataan di lapangan, tidak mudah melepaskan seseorang yang kita cintai. Asalkan orang [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=bodhiviriyo.wordpress.com&amp;blog=8168991&amp;post=208&amp;subd=bodhiviriyo&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;"><img class="alignleft" title="Love" src="http://tbn0.google.com/images?q=tbn:u_LQeA-9YYQEsM:http://catherinemaname.files.wordpress.com/2008/12/love_heart1.jpg" alt="" width="146" height="145" />Cinta tidak harus memiliki, sebuah kata-kata indah yang sering terdengar oleh telinga kita. Namun, bila kita telah mengalami cinta itu, bisakah kita melepasnya karena kita berpikir cinta itu tidak harus memiliki, asalkan orang yang kita cintai itu bahagia maka kita juga ikut bahagia. Kenyataan di lapangan, tidak mudah melepaskan seseorang yang kita cintai. Asalkan orang yang kita cintai bahagia, kita juga ikut bahagia, benarkah ini? Mungkin memang benar tapi apakah bahagia lagi yang kita rasakan apabila orang yang kita cintai itu asik dengan orang lain? Jawabanya akan menjadi sakit hati.</p>
<p style="text-align:justify;"><span id="more-208"></span>Saat pacaran, kita mengalami masa-masa indah. Kita tidak dapat menjamin kalau dengan kita pacaran, dia yang menjadi pacar kita adalah jodoh kita di masa yang akan datang. Lalu kita bisa dengan mengucapkan cinta itu tidak harus memiliki. Kalau kita jodoh, kita pasti bersama terus. Ketika saat yang tidak kita inginkan itu datang, yaitu putus dengan orang yang kita cintai, masih ingatkah dengan kata-kata yang pernah kita ucapkan? Tentu ingat tapi sangat sulit untuk dijalani.</p>
<p style="text-align:justify;">Kalimat cinta tidak harus memiliki memanglah sangat indah diucapkan di bibir tapi, praktek dari kalimat tersebut sangatlah sulit. Kesedihan dan sakit hati pasti muncul setiap saat. Teringat dengan masa-masa indah saat bersama, melihat barang-barang pemberiannya, dan kurangnya komunikasi setelah putus. Dari dunia terasa milik berdua tiba-tiba menjadi dunia serasa neraka.</p>
<p style="text-align:justify;">Cobalah untuk berpikir. Walau kita bukan lagi pasangannya, tapi kalau kita masih mencintainya dengan tulus, berikan sebuah kebahagiaan untuknya. Tidak perlu memikirkan sekarang dia sedang dekat dengan siapa. Tapi, jadilah orang yang selalu ada saat dia butuhkan. Ingatkah pada janji-janji saat masa pacaran? Aku akan selalu ada untukmu, aku tidak akan meninggalkanmu, atau kata-kata sejenisnya. Apakah kata-kata itu hanya sebatas pada saat masa pacaran? Kalau hanya seperti itu, artinya kita tidak benar-benar mencintai pasangan kita. Kita bersama dia hanya karena nafsu.</p>
<p style="text-align:justify;">Jika kita memang mencintainya, jadilah orang yang selalu ada saat dia sedang dalam masalah atau sedih. Jadilah pendengar yang baik untuk curhat-curhatnya. Jadilah sahabat terbaik yang dia miliki. Dan jangan pernah berharap dengan kebaikan yang kamu berikan, dia akan tersentuh dan akan kembali kepadamu lagi. Lakukan semua itu dengan ikhlas. Jika kita tulus mencintai pasangan kita, walau tidak bersama, kita tetap bisa memberikan kebahagiaan pada pasangan kita. Bukankah hal yang kita lakukan pada saat pacaran dengannya juga membahagiakan dirinya? Jadi kita tetap bisa melakukannya walau tidak memilikinya lagi. Make her SMILE, not make her CRY.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/bodhiviriyo.wordpress.com/208/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/bodhiviriyo.wordpress.com/208/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/bodhiviriyo.wordpress.com/208/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/bodhiviriyo.wordpress.com/208/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/bodhiviriyo.wordpress.com/208/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/bodhiviriyo.wordpress.com/208/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/bodhiviriyo.wordpress.com/208/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/bodhiviriyo.wordpress.com/208/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/bodhiviriyo.wordpress.com/208/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/bodhiviriyo.wordpress.com/208/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/bodhiviriyo.wordpress.com/208/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/bodhiviriyo.wordpress.com/208/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/bodhiviriyo.wordpress.com/208/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/bodhiviriyo.wordpress.com/208/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=bodhiviriyo.wordpress.com&amp;blog=8168991&amp;post=208&amp;subd=bodhiviriyo&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bodhiviriyo.wordpress.com/2009/08/09/cinta-tidak-harus-memiliki-bisakah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/9a467359b3376244cba280240d361229?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Ferry</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://tbn0.google.com/images?q=tbn:u_LQeA-9YYQEsM:http://catherinemaname.files.wordpress.com/2008/12/love_heart1.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Love</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Kesetiaan dan pohon</title>
		<link>http://bodhiviriyo.wordpress.com/2009/06/28/kesetiaan-dan-pohon/</link>
		<comments>http://bodhiviriyo.wordpress.com/2009/06/28/kesetiaan-dan-pohon/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 27 Jun 2009 19:42:38 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Ferry</dc:creator>
				<category><![CDATA[Ferry&#039;s]]></category>
		<category><![CDATA[Love]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bodhiviriyo.wordpress.com/?p=194</guid>
		<description><![CDATA[Hidup bukanlah hal yang mudah. Semua penuh perjuangan. Demikianlah kesetiaan setiap orang. Bagaimana hubungan bisa dipertahankan. Semua itu penuh perjuangan yang sangat besar. Terkadang kita mencintai orang yang tidak mencintai kita. Terkadang kita sudah mencintai orang yang tepat namun hal ini tidak selalu menjamin untuk mendapatkan ending yang bahagia. Dalam menjalin sebuah hubungan, kita tentunya [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=bodhiviriyo.wordpress.com&amp;blog=8168991&amp;post=194&amp;subd=bodhiviriyo&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;"><img class="alignleft" title="Tree" src="http://www.freefoto.com/images/3001/08/3001_08_1---Tree_web.jpg" alt="" width="272" height="179" />Hidup bukanlah hal yang mudah. Semua penuh perjuangan. Demikianlah kesetiaan setiap orang. Bagaimana hubungan bisa dipertahankan. Semua itu penuh perjuangan yang sangat besar. Terkadang kita mencintai orang yang tidak mencintai kita. Terkadang kita sudah mencintai orang yang tepat namun hal ini tidak selalu menjamin untuk mendapatkan ending yang bahagia. Dalam menjalin sebuah hubungan, kita tentunya ingin mendapatkan ending yang indah seperti yang ada dalam film-film dan dongeng-dongeng yang ada di televisi. Namun, hal itu tidak semudah membalikkan telapak tangan kita.</p>
<p style="text-align:justify;">Bagaimana sebuah hubungan dapat berakhir baik atau buruk, itu semua tergantung dari kesetiaannya. Seorang pacar dapat selingkuh dengan orang lain jika kesetiaannya hilang. Seorang karyawan juga bisa menjadi penghianat perusahaan jika tidak adanya kesetiaan terhadap perusahaan. Apakah diri kita adalah orang yang setia? Hanya diri kita yang tahu jawabannya.</p>
<p style="text-align:justify;"><span id="more-194"></span></p>
<p>Saya pernah mendapat SMS dari teman saya. “Ada sebatang POHON yang tua, bila HUJAN turun, beberapa helai daun tumbuh. Bila MUSIM GUGUR datang, ANGIN menerbangkan semua DAUNnya. Jika diberi pilihan, maka kamu ingin jadi apa? HUJAN, ANGIN, MUSIM GUGUR, DAUN, atau POHON? Nanti aku kasih tahu jawabannya.” Begitulah kira-kira SMS yang saya dapatkan.</p>
<p>Waktu itu spontan saya menjawab POHON. Saya memiliki pemikiran sendiri tentang pohon. Kemudian saya mendapat SMS balasan yang kira-kira seperti ini. “MUSIM GUGUR artinya kamu bisa mencintai 2 orang sekaligus, POHON artinya kamu orang yang setia pada pasanganmu. Angin artinya kamu orang ketiga dalam cinta segitiga. DAUN artinya kamu adalah playboy/playgirl. Dan HUJAN artinya kamu mencari seseorang yang benar-benar cinta dan sayang padamu”.</p>
<p style="text-align:justify;">Mengapa saya bisa memilih POHON? Dalam benak saya, saya berpikir, dimana pohon, sebuah tanaman yang jika ditanam dengan baik pada tempat yang sesuai, maka dia akan dapat tumbuh dengan baik. Setelah dia besar, maka tidak mudah untuk memindahkannya. Dimana dia ditanam, disitulah dia selamanya sampai dia mati. Dalam sebuah hubungan, jika hubungan itu dirawat dengan baik, maka selanjutnya pohon harus ditiru. Sampai kapanpun kita akan tetap setia pada pasangan kita. Itulah konsep pohon dalam pikiran saya. Oleh karena itu, saya membalas pohon kepada teman saya. Dan hasilnya benar-benar yang ada dalam pikiran saya.</p>
<p style="text-align:justify;">Tidak lama kemudian, saya menonton sebuah film berjudul “Endless Love”. Dalam film ini, seorang anak perempuan ditanya oleh kakaknya, “Jika kamu terlahir kembali, kamu ingin terlahir sebagai apa?”. Lalu, anak perempuan ini menjawab, “Aku ingin menjadi pohon”. Kakaknya kemudian bertanya mengapa dia memilih pohon. Perempuan itu menjawab, “Karena setelah pohon itu ditanam, maka dia tidak akan kemana-mana lagi. Selamanya dia akan berada disana”. Sebuah jawaban yang tidak jauh beda dengan pemikiran saya selama ini dengan memakai pohon sebagai simbol sebuah kesetiaan yang paling baik.</p>
<p style="text-align:justify;">Mempertahankan kesetiaan tidaklah gampang. Banyak godaan yang akan kita hadapi. Bagaikan pohon yang bertahan dari hujan dan badai. Jika akar tidak kuat, maka selesailah semua. Pohon akan terbawa angin atau air. Dalam realita kehidupan, angin dan air diibaratkan godaan-godaan yang muncul. Jika kita tidak memiliki kesetiaan yang tinggi, maka kita pasti akan meninggalkan orang yang kita cintai karena godaan tersebut seperti pohon yang terbawa arus.</p>
<p style="text-align:justify;">Walau godaan banyak, cobalah tetap berusaha menghadapinya. Saat kita berhasil melewati semuanya, maka kebahagiaan akan kita dapatkan. Ingatlah. Tidak ada yang gratis di dunia ini. Semua pasti butuh pengorbanan. Setelah pengorbanan kita cukup, kita akan mendapatkan apa yang kita inginkan. <img class="alignnone size-full wp-image-193" title="61" src="http://bodhiviriyo.files.wordpress.com/2009/06/61.gif?w=570" alt="61"   /></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/bodhiviriyo.wordpress.com/194/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/bodhiviriyo.wordpress.com/194/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/bodhiviriyo.wordpress.com/194/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/bodhiviriyo.wordpress.com/194/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/bodhiviriyo.wordpress.com/194/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/bodhiviriyo.wordpress.com/194/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/bodhiviriyo.wordpress.com/194/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/bodhiviriyo.wordpress.com/194/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/bodhiviriyo.wordpress.com/194/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/bodhiviriyo.wordpress.com/194/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/bodhiviriyo.wordpress.com/194/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/bodhiviriyo.wordpress.com/194/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/bodhiviriyo.wordpress.com/194/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/bodhiviriyo.wordpress.com/194/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=bodhiviriyo.wordpress.com&amp;blog=8168991&amp;post=194&amp;subd=bodhiviriyo&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bodhiviriyo.wordpress.com/2009/06/28/kesetiaan-dan-pohon/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>8</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/9a467359b3376244cba280240d361229?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Ferry</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://www.freefoto.com/images/3001/08/3001_08_1---Tree_web.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Tree</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://bodhiviriyo.files.wordpress.com/2009/06/61.gif" medium="image">
			<media:title type="html">61</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Rahasia kecil kebahagiaan</title>
		<link>http://bodhiviriyo.wordpress.com/2009/06/23/rahasia-kecil-kebahagiaan/</link>
		<comments>http://bodhiviriyo.wordpress.com/2009/06/23/rahasia-kecil-kebahagiaan/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 23 Jun 2009 08:22:42 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Ferry</dc:creator>
				<category><![CDATA[Renungan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bodhiviriyo.wordpress.com/?p=186</guid>
		<description><![CDATA[Rahasia kebahagiaan adalah memusatkan perhatian pada kebaikan dalam diri orang lain. Sebab, hidup bagaikan lukisan: Untuk melihat keindahan lukisan yang terbaik sekalipun, lihatlah di bawah sinar yang terang, bukan di tempat yang tertutup dan gelap sama halnya sebuah gudang. Rahasia kebahagiaan adalah tidak menghindari kesulitan. Dengan memanjat bukit, bukan meluncurinya, kaki seseorang tumbuh menjadi kuat. [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=bodhiviriyo.wordpress.com&amp;blog=8168991&amp;post=186&amp;subd=bodhiviriyo&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;"><img class="aligncenter size-full wp-image-188" title="smile face" src="http://bodhiviriyo.files.wordpress.com/2009/06/smile-face.jpg?w=570" alt="smile face"   />Rahasia kebahagiaan adalah memusatkan perhatian pada kebaikan dalam diri orang lain. Sebab, hidup bagaikan lukisan: Untuk melihat keindahan lukisan yang terbaik sekalipun, lihatlah di bawah sinar yang terang, bukan di tempat yang tertutup dan gelap sama halnya sebuah gudang.</p>
<p style="text-align:justify;">Rahasia kebahagiaan adalah tidak menghindari kesulitan. Dengan memanjat bukit, bukan meluncurinya, kaki seseorang tumbuh menjadi kuat.</p>
<p style="text-align:justify;"><span id="more-186"></span>Rahasia kebahagiaan adalah melakukan segala sesuatu bagi orang lain. Air yang tak mengalir tidak berkembang. Namun, air yang mengalir dengan bebas selalu segar dan jernih.</p>
<p style="text-align:justify;">Rahasia kebahagiaan adalah belajar dari orang lain, dan bukan mencoba mengajari mereka. Semakin Anda menunjukkan seberapa banyak Anda tahu, semakin orang lain akan mencoba menemukan kekurangan dalam pengetahuan Anda. Mengapa bebek disebut “bodoh”? Karena terlalu banyak bercuap-cuap.</p>
<p style="text-align:justify;">Rahasia kebahagiaan adalah kebaikan hati: memandang orang lain sebagai anggota keluarga besar Anda. Sebab, setiap ciptaan adalah milik Anda. Kita semua adalah ciptaan TUHAN yang satu.</p>
<p style="text-align:justify;">Rahasia kebahagiaan adalah tertawa bersama orang lain, sebagai sahabat, dan bukan menertawakan mereka, sebagai hakim.</p>
<p style="text-align:justify;">Rahasia kebahagiaan adalah tidak sombong. Bila Anda menganggap mereka penting, Anda akan memiliki sahabat ke manapun Anda pergi. Ingatlah bahwa musang yang paling besar akan mengeluarkan bau yang paling menyengat.</p>
<p style="text-align:justify;">Kebahagiaan datang kepada mereka yang memberikan cintanya secara bebas, yang tidak meminta orang lain mencintai mereka terlebih dahulu. Bermurah hatilah seperti mentari yang memancarkan sinarnya tanpa terlebih dahulu bertanya apakah orang-orang patut menerima kehangatannya.</p>
<p style="text-align:justify;">Kebahagiaan berarti menerima apapun yang datang, dan selalu mengatakan kepada diri sendiri “Aku bebas dalam diriku”.</p>
<p style="text-align:justify;">Kebahagiaan berarti membuat orang lain bahagia. Padang rumput yang penuh bunga membutuhkan pohon-pohon di sekelilingnya, bukan bangunan-bangunan beton yang kaku. Kelilingilah padang hidup Anda dengan kebahagiaan.</p>
<p style="text-align:justify;">Kebahagiaan berasal dari menerima orang lain sebagaimana adanya; nyatanya menginginkan mereka bukan sebagaimana adanya. Betapa akan membosankan hidup ini jika setiap orang sama. Bukankah taman pun akan tampak janggal bila semua bunganya berwarna ungu?</p>
<p style="text-align:justify;">Rahasia kebahagiaan adalah menjaga agar hati Anda terbuka bagi orang lain, dan bagi pengalaman-pengalam an hidup. Hati laksana pintu sebuah rumah. Cahaya matahari hanya dapat masuk bilamana pintu rumah itu terbuka lebar.</p>
<p style="text-align:justify;">Rahasia kebahagiaan adalah memahami bahwa persahabatan jauh lebih berharga daripada barang; lebih berharga daripada mengurusi urusan sendiri; lebih berharga daripada bersikukuh pada kebenaran dalam perkara-perkara! yang tidak prinsipiil.</p>
<p style="text-align:justify;">Renungkan setiap rahasia yang ada di dalamnya.</p>
<p style="text-align:justify;">Rasakanlah setiap kata-katanya. <img class="alignnone size-full wp-image-187" title="8" src="http://bodhiviriyo.files.wordpress.com/2009/06/8.gif?w=570" alt="8"   /></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/bodhiviriyo.wordpress.com/186/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/bodhiviriyo.wordpress.com/186/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/bodhiviriyo.wordpress.com/186/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/bodhiviriyo.wordpress.com/186/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/bodhiviriyo.wordpress.com/186/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/bodhiviriyo.wordpress.com/186/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/bodhiviriyo.wordpress.com/186/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/bodhiviriyo.wordpress.com/186/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/bodhiviriyo.wordpress.com/186/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/bodhiviriyo.wordpress.com/186/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/bodhiviriyo.wordpress.com/186/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/bodhiviriyo.wordpress.com/186/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/bodhiviriyo.wordpress.com/186/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/bodhiviriyo.wordpress.com/186/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=bodhiviriyo.wordpress.com&amp;blog=8168991&amp;post=186&amp;subd=bodhiviriyo&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bodhiviriyo.wordpress.com/2009/06/23/rahasia-kecil-kebahagiaan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/9a467359b3376244cba280240d361229?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Ferry</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://bodhiviriyo.files.wordpress.com/2009/06/smile-face.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">smile face</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://bodhiviriyo.files.wordpress.com/2009/06/8.gif" medium="image">
			<media:title type="html">8</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>4 things you can&#8217;t recover</title>
		<link>http://bodhiviriyo.wordpress.com/2009/06/23/4-things-you-cant-recover/</link>
		<comments>http://bodhiviriyo.wordpress.com/2009/06/23/4-things-you-cant-recover/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 23 Jun 2009 08:06:24 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Ferry</dc:creator>
				<category><![CDATA[Renungan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bodhiviriyo.wordpress.com/?p=183</guid>
		<description><![CDATA[Sebuah batu&#8230; setelah dilemparkan! Ucapan&#8230; setelah diucapkan! Kesempatan&#8230; setelah ia hilang! Waktu&#8230; setelah ia berlalu! &#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212; Did Anyone Ever Tell You Just How Special You Are. The Light that You Emit Might even Light a Star Did Anyone Ever Tell You How Important You Make Others Feel. Somebody out here is Smiling, Because of something [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=bodhiviriyo.wordpress.com&amp;blog=8168991&amp;post=183&amp;subd=bodhiviriyo&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:center;"><img class="aligncenter" title="Picture 1" src="http://i427.photobucket.com/albums/pp359/yauhui/recover/a_003.jpg" alt="" width="303" height="226" /></p>
<p style="text-align:center;"><span style="color:#000000;"><strong>Sebuah batu&#8230; setelah dilemparkan!</strong></span></p>
<p style="text-align:center;"><span id="more-183"></span><img class="aligncenter" title="Picture 2" src="http://i427.photobucket.com/albums/pp359/yauhui/recover/a_005.jpg" alt="" width="304" height="226" /></p>
<p style="text-align:center;"><strong><span style="color:#000000;">Ucapan&#8230; setelah diucapkan!</span></strong></p>
<p style="text-align:center;"><img class="aligncenter" title="Picture 3" src="http://i427.photobucket.com/albums/pp359/yauhui/recover/a_002.jpg" alt="" width="304" height="226" /></p>
<p style="text-align:center;"><span style="color:#000000;"><strong>Kesempatan&#8230; setelah ia hilang!</strong></span></p>
<p style="text-align:center;"><img class="aligncenter" title="Picture 4" src="http://i427.photobucket.com/albums/pp359/yauhui/recover/a.jpg" alt="" width="304" height="226" /></p>
<p style="text-align:center;"><strong><span style="color:#000000;">Waktu&#8230; setelah ia berlalu!</span></strong></p>
<p style="text-align:center;">&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;</p>
<p style="text-align:center;">Did Anyone Ever Tell You</p>
<p style="text-align:center;">Just How Special You Are.</p>
<p style="text-align:center;">The Light that You Emit</p>
<p style="text-align:center;">Might even Light a Star</p>
<p style="text-align:center;"><img class="aligncenter" title="star" src="http://tbn0.google.com/images?q=tbn:n7ygdb071ZxWbM:http://id.wiki.detik.com/mediawiki/images/thumb/6/63/Star*.svg/300px-Star*.svg.png" alt="" width="69" height="62" /></p>
<p style="text-align:center;">Did Anyone Ever Tell You</p>
<p style="text-align:center;">How Important You Make Others Feel.</p>
<p style="text-align:center;">Somebody out here is Smiling,</p>
<p style="text-align:center;">Because of something you said or something you did!</p>
<p style="text-align:center;"><img class="aligncenter" title="hearts" src="http://i427.photobucket.com/albums/pp359/yauhui/recover/a_002-1.gif" alt="" width="50" height="50" />Did Anyone Ever Tell You</p>
<p style="text-align:center;">that Many Times When They were Sad</p>
<p style="text-align:center;">Your E-mail made Them Smile.</p>
<p style="text-align:center;">In Fact, It made Them Glad.</p>
<p style="text-align:center;"><img class="aligncenter" title="Bird" src="http://i427.photobucket.com/albums/pp359/yauhui/recover/a_004.jpg" alt="" width="100" height="89" />Did Anyone Ever Tell You</p>
<p style="text-align:center;">Just How Much They Like You.</p>
<p style="text-align:center;">Well, My Dearest Friend</p>
<p style="text-align:center;">Today I am Telling You!</p>
<p style="text-align:center;">I believe that without a friend</p>
<p style="text-align:center;">you are missing out on a lot!!!</p>
<p style="text-align:center;"><img class="aligncenter" title="happy" src="http://i427.photobucket.com/albums/pp359/yauhui/recover/a_003-1.gif" alt="" width="112" height="80" /></p>
<p style="text-align:center;"><strong>Have a nice day, and</strong></p>
<p style="text-align:center;"><strong>I’m glad we are friends!!!</strong></p>
<p style="text-align:center;">THIS IS A HAND OF FRIENDSHIP</p>
<p style="text-align:center;">YOU MUST PASS IT</p>
<p style="text-align:center;">TO AT LEAST 4 FRIENDS !!</p>
<p style="text-align:center;"><img class="aligncenter" src="http://i427.photobucket.com/albums/pp359/yauhui/recover/a_004-1.gif" alt="" width="231" height="222" /><strong>The Wave —– keep it going</strong></p>
<p style="text-align:center;"><strong><img class="aligncenter" src="http://i427.photobucket.com/albums/pp359/yauhui/recover/a-1.gif" alt="" width="161" height="134" /></strong></p>
<p style="text-align:center;"><strong>Just wanted to say Hi,<br />
AND HOPE YOU HAVE A GREAT DAY</strong></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/bodhiviriyo.wordpress.com/183/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/bodhiviriyo.wordpress.com/183/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/bodhiviriyo.wordpress.com/183/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/bodhiviriyo.wordpress.com/183/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/bodhiviriyo.wordpress.com/183/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/bodhiviriyo.wordpress.com/183/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/bodhiviriyo.wordpress.com/183/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/bodhiviriyo.wordpress.com/183/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/bodhiviriyo.wordpress.com/183/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/bodhiviriyo.wordpress.com/183/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/bodhiviriyo.wordpress.com/183/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/bodhiviriyo.wordpress.com/183/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/bodhiviriyo.wordpress.com/183/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/bodhiviriyo.wordpress.com/183/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=bodhiviriyo.wordpress.com&amp;blog=8168991&amp;post=183&amp;subd=bodhiviriyo&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bodhiviriyo.wordpress.com/2009/06/23/4-things-you-cant-recover/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/9a467359b3376244cba280240d361229?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Ferry</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://i427.photobucket.com/albums/pp359/yauhui/recover/a_003.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Picture 1</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://i427.photobucket.com/albums/pp359/yauhui/recover/a_005.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Picture 2</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://i427.photobucket.com/albums/pp359/yauhui/recover/a_002.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Picture 3</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://i427.photobucket.com/albums/pp359/yauhui/recover/a.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Picture 4</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://tbn0.google.com/images?q=tbn:n7ygdb071ZxWbM:http://id.wiki.detik.com/mediawiki/images/thumb/6/63/Star*.svg/300px-Star*.svg.png" medium="image">
			<media:title type="html">star</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://i427.photobucket.com/albums/pp359/yauhui/recover/a_002-1.gif" medium="image">
			<media:title type="html">hearts</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://i427.photobucket.com/albums/pp359/yauhui/recover/a_004.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Bird</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://i427.photobucket.com/albums/pp359/yauhui/recover/a_003-1.gif" medium="image">
			<media:title type="html">happy</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://i427.photobucket.com/albums/pp359/yauhui/recover/a_004-1.gif" medium="image" />

		<media:content url="http://i427.photobucket.com/albums/pp359/yauhui/recover/a-1.gif" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>Salesman yang gagal</title>
		<link>http://bodhiviriyo.wordpress.com/2009/06/21/salesman-yang-gagal/</link>
		<comments>http://bodhiviriyo.wordpress.com/2009/06/21/salesman-yang-gagal/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 20 Jun 2009 18:56:57 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Ferry</dc:creator>
				<category><![CDATA[Humor]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bodhiviriyo.wordpress.com/?p=171</guid>
		<description><![CDATA[Seorang salesman Coca-Cola baru saja kembali dari tugasnya di Pedalaman Tembok China. Dengan wajah yang sangat kecewa ia berhadapan dengan bossnya. Si Boss bertanya &#8220;Kenapa kamu gagal melakukan transaksi di China?&#8221; &#8220;Saat tiba di China saya begitu yakin bisa menjual produk kita&#8230;&#8221; kata si salesman. &#8220;Cuma, ada satu masalah, saya tidak mengerti bahasa China, jadi [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=bodhiviriyo.wordpress.com&amp;blog=8168991&amp;post=171&amp;subd=bodhiviriyo&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div style="text-align:justify;">Seorang salesman Coca-Cola baru saja kembali dari tugasnya di Pedalaman Tembok China. Dengan wajah yang sangat kecewa ia berhadapan dengan bossnya. Si Boss bertanya &#8220;Kenapa kamu gagal melakukan transaksi di China?&#8221; &#8220;Saat tiba di China saya begitu yakin bisa menjual produk kita&#8230;&#8221; kata si salesman. &#8220;Cuma, ada satu masalah, saya tidak mengerti bahasa China, jadi saya memutuskan untuk mempromosikan produk ini melalui poster bergambar&#8230;.&#8221;</div>
<p style="text-align:justify;">
<p style="text-align:justify;"><span id="more-171"></span>Poster pertama gambarnya seorang pria yang sedang sekarat &amp; kehausan di tengah perjalanannya di Tembok China , poster selanjutnya bergambar pria tersebut kemudian meminum Coca-Cola, dan poster terakhir bergambar pria tersebut akhirnya bangkit kembali dengan kondisi yang segar bugar.</p>
<p>Kemudian 3 poster tersebut saya tempel di seluruh penjuru China .&#8221;</p>
<p>&#8220;Lho bukannya itu ide yang brilian? Tapi kenapa kamu masih gagal dalam menjual?&#8221; tanya si Boss.</p>
<p>Si Salesman menjawab &#8220;Saya tidak tahu kalo orang China membaca dari kanan ke kiri&#8221;</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/bodhiviriyo.wordpress.com/171/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/bodhiviriyo.wordpress.com/171/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/bodhiviriyo.wordpress.com/171/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/bodhiviriyo.wordpress.com/171/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/bodhiviriyo.wordpress.com/171/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/bodhiviriyo.wordpress.com/171/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/bodhiviriyo.wordpress.com/171/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/bodhiviriyo.wordpress.com/171/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/bodhiviriyo.wordpress.com/171/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/bodhiviriyo.wordpress.com/171/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/bodhiviriyo.wordpress.com/171/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/bodhiviriyo.wordpress.com/171/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/bodhiviriyo.wordpress.com/171/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/bodhiviriyo.wordpress.com/171/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=bodhiviriyo.wordpress.com&amp;blog=8168991&amp;post=171&amp;subd=bodhiviriyo&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bodhiviriyo.wordpress.com/2009/06/21/salesman-yang-gagal/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/9a467359b3376244cba280240d361229?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Ferry</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Tentara tidak bisa menembak</title>
		<link>http://bodhiviriyo.wordpress.com/2009/06/21/tentara-tidak-bisa-menembak/</link>
		<comments>http://bodhiviriyo.wordpress.com/2009/06/21/tentara-tidak-bisa-menembak/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 20 Jun 2009 18:50:34 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Ferry</dc:creator>
				<category><![CDATA[Humor]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bodhiviriyo.wordpress.com/?p=165</guid>
		<description><![CDATA[Terkisah ada seorang tentara yang sangat cerdas. Dia mahir bela diri, mahir strategi fisik nya kuat. Namun dia sangat lemah di bidang menembak. Pada suatu latihan sang komandan menyuruhnya menembak papan sasaran sejauh 20 m. dorr..dorr..dorr.. Setelah puluhan peluru ternyata tak satupun yang kena tepat ditengah, bahkan menyenggol papan sasaran pun tidak. &#8220;Aduh.. Kamu ini [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=bodhiviriyo.wordpress.com&amp;blog=8168991&amp;post=165&amp;subd=bodhiviriyo&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div style="text-align:justify;">Terkisah ada seorang tentara yang sangat cerdas. Dia mahir bela diri, mahir strategi fisik nya kuat. Namun dia sangat lemah di bidang menembak.</p>
<p>Pada suatu latihan sang komandan menyuruhnya menembak papan sasaran sejauh 20 m. dorr..dorr..dorr.. Setelah puluhan peluru ternyata tak satupun yang kena tepat ditengah, bahkan menyenggol papan sasaran pun tidak.</p>
<p style="text-align:justify;">&#8220;Aduh.. Kamu ini kok gak bisa nembak segitu aja. Ayo coba dari 10 m&#8221; kata komandannya.</p>
</div>
<p style="text-align:justify;"><span id="more-165"></span>Kemudian setelah puluhan peluru ternyata sama seperti yg pertama. Tak satupun berhasil mendekati sasaran.</p>
<p style="text-align:justify;">&#8220;Ya ampun.. Masa sudah sedekat itu gak bisa.. Ya udah kamu coba lagi dari 5 m&#8221; komandan gak habis pikir.</p>
<p style="text-align:justify;">Namun walau sudah sedekat itu tetap aja tak satu peluru mengenai papan sasaran. Komandan pun marah besar. &#8220;Kamu ini benar-benar goblok, sia-sia semua peluru yang kamu tembakkan. Kalau semua tentara sepertimu bisa rugi negara ini.&#8221; Kemudian sangking kesalnya sang komandan dia berkata, &#8220;Sudah.. Supaya gak sayang peluru negara, kamu pergi ke balik papan sasaran kemudian tembak kepalamu&#8221;.</p>
<p style="text-align:justify;">Karena malunya tentara tersebut pergi ke balik sasaran dan menembak kepalanya. &#8220;DORR&#8221;. Sang komandan kaget.. Dia tidak menyangka si tentara bakal nurut saja. Di tengah kekhawatiran sang komandan, tiba-tiba si tentara keluar dari balik sasaran dengan wajah ketakutan.</p>
<p style="text-align:justify;">Dia berkata &#8220;Mmaaaaff pak. Saya meleset!!&#8221;</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/bodhiviriyo.wordpress.com/165/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/bodhiviriyo.wordpress.com/165/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/bodhiviriyo.wordpress.com/165/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/bodhiviriyo.wordpress.com/165/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/bodhiviriyo.wordpress.com/165/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/bodhiviriyo.wordpress.com/165/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/bodhiviriyo.wordpress.com/165/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/bodhiviriyo.wordpress.com/165/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/bodhiviriyo.wordpress.com/165/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/bodhiviriyo.wordpress.com/165/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/bodhiviriyo.wordpress.com/165/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/bodhiviriyo.wordpress.com/165/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/bodhiviriyo.wordpress.com/165/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/bodhiviriyo.wordpress.com/165/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=bodhiviriyo.wordpress.com&amp;blog=8168991&amp;post=165&amp;subd=bodhiviriyo&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bodhiviriyo.wordpress.com/2009/06/21/tentara-tidak-bisa-menembak/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/9a467359b3376244cba280240d361229?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Ferry</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
